GEOTHERMAL DI BANTEN


Panas bumi di wilayah Banten berupa air panas yang muncul di permukaan dan sisa-sisa ubahan hidrotermal tersebar cukup luas, umumnya berkelompok-kelompok yang ditandai oleh aliran yang kecil dan suhu permukaan dibawah titik didih.

Penyelidikan mata air panas di daerah sekitar jalan Pandeglang – Serang ini sudah dimulai sejak tahun 1974 yang dilakukan oleh Direktorat Geologi, Departemen Pertambangan kemudian dilanjutkan oleh PERTAMINA pada tahun 1975.

Mata air panas sekitar jalan Pandeglang – Serang

Mata air panas di Batu Kuwung-Padarincang

Pada tahun 1974 Direktorat Geologi, Departemen Pertambangan melakukan penyelidikan geologi dan geokimia di daerah panas bumi Banten termasuk diantaranya Daerah Panas Bumi Rawa Danau, sedangkan PERTAMINA pada tahun 1975 melakukan penyelidikan geologi, geokimia serta geofisika ( gaya berat dan geolistrik ).

Potensi Geothermal Di Banten

Provinsi Banten memiliki potensi panas bumi di beberapa tempat diantaranya : Lokasi potensi Panas Bumi Batukuwung (Kabupaten Serang),Gunung Karang (Kab. Pandeglang-Serang), Citaman-G.Karang (Kabupaten Pandeglang),Rawa Dano (Kabupaten Serang)

Gunung Pulosari (Kabupaten Pandeglang) telah ditetapkan dalam satu Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Panas Bumi yaitu WKP Kaldera Danau Banten melalui SK. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 0026/K/30/MEM/2009 tanggal 15 Januari 2009 tentang Penetapan Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Panas Bumi di Daerah Kaldera Danau Banten, Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, dengan potensi berdasarkan tingkat penyelidikan rinci sebesar 115 MWe.

Lokasi WKP Kaldera Danau Banten

Wilayah kerja pertambangan panas bumi secara administrasi terletak di wilayah Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Daerahnya mencakup wilayah seluas 104.200 hektar berlokasi di sebagian daerah pegunungan seperti Gunung Gede Kabupaten Serang (tidak termasuk daerah Cagar Alam Rawa Danau dan Tukung Gede) serta sebagian wilayah Kabupaten Pandeglang termasuk Gunung Karang, Gunung Pulosari dan Gunung Aseupan. Daerah pegunungan dan perbukitan berada pada ketinggian sekitar 400 – 1778 meter di atas rata-rata muka air laut.

Kaldera Rawa Danau Banten

Kemudian WKP ini ditetapkan sebagai bagian dari Program Percepatan Pembangunan Pembangkit 10.000 MW tahap II melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 02 tahun 2010 tentang Daftar Proyek-Proyek Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik yang Menggunakan Energi Terbarukan, Batubara dan Gas serta Transmisi Terkait.

Sisa Rim Kaldera Banten


Twitter


Facebook