CAPAIAN KINERJA IKU DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI PROVINSI BANTEN TAHUN 2016


 

CAPAIAN KINERJA IKU DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI PROVINSI BANTEN TAHUN 2016 (BAGIAN II)

Oleh: Hilman Saptaaji, ST, MM.T

       4.  Jumlah Dokumen Data Potensi Mineral, Air Tanah dan Mitigasi Bencana Geologi (dokumen)

Merupakan salah satu indikator kinerja utama untuk mengaktualisasi sasaran strategis “Meningkatnya Ketersediaan Data dan Informasi Potensi Pertambangan dan Antisipasi  Ancaman Bencana Geologi”.

Indikator kinerja ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemanfaatan dan pengusahaan potensi pertambangan dan geologi yang berwawasan lingkungan dan berkalanjutan dalam rangka kesejahteraan masyarakat di Provinsi Banten melalui penyiapan sumber-sumber data potensi-nya serta pedoman dan ketentuan-ketentuan teknis yang mengaturnya.

Sampai dengan tahun 2016, telah disusun sebanyak 66 dokumen (pemetaan, pengembangan, perencanaan teknis, dan sumber data potensi pertambangan geologi di Provinsi Banten) dari target yang ada dalam RENSTRA-SKPDDinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten 2012-2017 sebanyak 58 dokumen. Dibandingkan dengan target dalam RENSTRA-SKPD sampai dengan tahun 2016 sebanyak 47 dokumen, maka pencapaian indikator kinerja ini sampai dengan tahun 2016, surplus 19 (sembilan belas) dokumen, atau 140,43% tingkat capainnya. Berikut adalah rincian dokumen pemetaan, pengembangan, perencanaan teknis, dan sumber data potensi pertambangan dan geologi di Provinsi Banten yang telah berhasil disusun sampai dengan tahun 2016, yaitu :

Tabel 5.  Rincian Dokumen Data Potensi Mineral, Air Tanah dan Mitigasi Bencana Geologi tahun 2016

No.

Nama Dokumen

Volume

Tahun Penyusunan

1.

Dokumen Perencanaan Teknis Pemanfaatan Lahan Pasca Tambang di Kab. Lebak

1

dokumen

2013

(12 dokumen)

2.

Dokumen Pemetaan Potensi Bahan Galian Kaolin di Provinsi Banten

1

dokumen

 

3.

Dokumen Pemetaan Potensi Bahan Galian Andesit di Provinsi Banten

1

dokumen

 

4.

Dokumen Pemetaan Bahan Galian Mineral Feldspar di Kab. Serang

1

dokumen

 

5.

Dokumen Kajian Manifestasi Panas Bumi di Provinsi Banten

1

dokumen

 

6.

Dokumen Peta Zonasi Layak Tambang Bahan Galian Batubara di Provinsi Banten

1

dokumen

 

7.

Dokumen Survey dan Pemetaan Potensi Air Tanah di Daerah Rawan Air di Kab. Lebak

1

dokumen

 

8.

Dokumen Survey dan Pemetaan Konservasi Air Tanah di Provinsi Banten

1

dokumen

 

9.

Dokumen Pemetaan Mitigasi Kegempaan di Kabupaten Tangerang

1

dokumen

 

10.

Dokumen Identifikasi Daerah Potensi Bencana Alam Geologi di Kabupaten Lebak

1

dokumen

 

11.

Dokumen Pedoman Teknis dan Evaluasi Pengawasan dan Pengendalian Air Tanah

2

dokumen

 

12.

Dokumen Penelitian Pemanfaatan Bahan Galian Lempung di Kabupaten Serang

1

dokumen

2014

(14 dokumen)

13.

Dokumen Direktory Perusahaan Pertambangan Provinsi Banten Tahun 2014

1

dokumen

 

14.

Dokumen Pemuktahiran Data Pemetaan Kawasan Wilayah Pertambangan di Kab. Serang dan Kota Cilegon

1

dokumen

 

15.

Dokumen Pemuktahiran Data Pemetaan Wilayah Pascatambang di Kab. Serang dan Kota Cilegon

1

dokumen

 

16.

Dokumen Pedoman Perhitungan Dana Jaminan Reklamasi dan Jaminan Pascatambang

1

dokumen

 

17.

Dokumen Pemetaan Potensi Bahan Galian Pasir di Kota Cilegon, Kota Serang dan Kabupaten Serang

1

dokumen

 

18.

Dokumen Pemetaan Potensi Bahan Galian Trass di Kabupaten Lebak dan Pandeglang

1

dokumen

 

19.

Dokumen Pemetaan Zonasi Layak Tambang Bahan Galian Non Logam di Kota Cilegon, Kota Serang dan Kabupaten Serang

1

dokumen

 

No.

Nama Dokumen

Volume

Tahun Penyusunan

20.

Dokumen Penyelidikan Keterdapatan Emas di Wilayah Kabupaten Pandeglang dan Serang

1

dokumen

 

21.

Dokumen Pedoman Teknis Pengawasan dan Pengendalian Pertambangan

1

dokumen

 

22.

Dokumen Survey dan Pemetaan Konservasi Air Tanah di wilayah CAT Labuan

1

dokumen

 

23.

Dokumen Survey dan Pemetaan Potensi Air Tanah di Daerah Rawan Air di Kab. Lebak

1

dokumen

 

24.

Dokumen Pemetaan Mitigasi Kegempaan di Kabupaten Serang

1

dokumen

 

25.

Dokumen Penyusunan Peta Mikrozonasi di wilayah Kota Cilegon, Kota Serang dan Kota Tangerang

1

dokumen

 

26.

Dokumen Pedoman Teknis dan Evaluasi Pengawasan dan Pengendalian Air Tanah

 

4

dokumen

 

27.

Dokumen Penelitian Pemanfaatan Bahan Galian Pasir Kuarsa

1

dokumen

2015

(23 dokumen)

28.

Dokumen Perencanaan Teknis Pemanfaatan Lahan Pascatambang di Kab. Tangerang dan Kab. Serang

1

dokumen

 

29.

Dokumen Pemetaan Suplay dan Demand Bahan Galian Batubara di Provinsi Banten

1

dokumen

 

30.

Dokumen Survey dan Pendataan Produksi Mineral Logam di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang

1

dokumen

 

31.

Dokumen Survey dan Inventarisasi Perusahaan Jasa Pertambangan Provinsi Banten

1

dokumen

 

32.

Dokumen Pedoman Teknis Pelaksanaan Pertambangan

2

dokumen

 

33.

Dokumen Pemetaan Sebaran Bahan Galian Opal di Provinsi Banten

1

dokumen

 

34.

Dokumen Pemetaan Potensi Bahan Galian Pasir di Kabupaten Pandeglang dan Lebak

1

dokumen

 

35.

Dokumen Kajian Potensi Bahan Galian Mineral untuk Bahan Baku Industri Semen di Provinsi Banten

1

dokumen

 

36.

Dokumen Pemetaan Potensi Pasir Besi di Kab. Lebak

1

dokumen

 

37.

Dokumen Peta Zonasi Layak Tambang Bahan Galian Non Logam di Kabupaten Pandeglang dan Lebak

1

dokumen

 

38.

Dokumen Peta SIG Pengusahaan Pertambangan

1

dokumen

 

39.

Dokumen Rekonsiliasi Data dan Evaluasi Data Laporan Kegiatan Pertambangan

2

dokumen

 

40.

Dokumen Sistem Informasi Pengawasan Usaha Pertambangan

1

dokumen

 

41.

Dokumen Pedoman Pengawasan Pertambangan

1

dokumen

 

42.

Dokumen Survey dan Pemetaan Konservasi Air Tanah CAT Malingping

1

dokumen

 

43.

Dokumen Survey dan Pemetaan Potensi Air Tanah di Daerah Rawan Air di Kabupaten Pandeglang

1

dokumen

 

44.

Dokumen Pemetaan Mitigasi Kegempaan di Kab. Serang

1

dokumen

 

45.

Dokumen Sistem Informasi Air Tanah

1

Dokumen

 

 

No.

Nama Dokumen

Volume

Tahun Penyusunan

46.

Dokumen Analisa MAT di CAT Malingping

1

dokumen

 

 

 

 

 

 

 

47.

Dokumen Pemetaan Wilayah Pasca tambang di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang

1

dokumen

2016

(17 dokumen)

48.

Dokumen Pemetaan Wilayah Pertambangan di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang

1

dokumen

 

49.

Dokumen Direktori Perusahaan Tambang di Provinsi Banten

1

dokumen

 

50.

Dokumen Survey dan Pendataan Produksi Bahan Galian Tambang

1

dokumen

 

51.

Dokumen Supply and Demand Batubara 2015

1

dokumen

 

52.

Dokumen Perencanaan Teknis Pemanfaatan Lahan Pasca Tambang

2

dokumen

 

53.

Dokumen Pedoman Laporan Evaluasi Pertambangan

2

dokumen

 

54.

Dokumen Pemetaan Potensi Bahan Galian Batu Apung di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang

1

dokumen

 

55.

Dokumen Pemetaan Potensi Bahan Galian Pasir di Kab. Tangerang dan Kota Tangerang Selatan

1

dokumen

 

56.

Dokumen Penelitian dan Pengembangan Geopark (Taman Bumi) di Wilayah Selatan Provinsi Banten

1

dokumen

 

57.

Dokumen Peta Zonasi Layak Tambang Bahan Galian Logam di Kabupaten Lebak

1

dokumen

 

58.

Dokumen Pedoman Teknis Pengawasan Pertambangan

1

dokumen

 

59.

Dokumen Pemetaan Titik Pemanfaatan Air Tanah pada Daerah Sulit Air Tanah

1

dokumen

 

60.

Dokumen Survey dan Pemetaan Potensi Air Tanah di Daerah Rawan Air

1

dokumen

 

61.

Dokumen Pemetaan Mitigasi Kegempaan di Kab. Serang dan Kab Pandeglang

 

 

1

dokumen

 

 

JUMLAH

66

Dokumen

 

      5. Pertumbuhan sektor pertambangan (%)

Merupakan indikator kinerja utama untuk mengaktualisasi sasaran strategis “Meningkatnya Peran Penting Sektor Pertambangan dalam Peningkatan Investasi”.

Indikator kinerja ini dimaksudkan untuk menggambarkankonstribusi sektor pertambangan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten secara keseluruhan.

Untuk kurun waktu 2012-2015, berdasarkan data statistis BPS dalam Banten Dalam Angka 2016, konstribusi sektor pertambangan dan penggalian terhadap perekonomian Provinsi Banten adalah sebagai berikut : 

Lapangan Usaha

  1.  
  1.  
  1.  
  1. Pertambangan MIGAS dan Panas Bumi
  1.  
  1.  
  1.  
  1. Pertambangan Baru Bara dan Lignit
  1.  
  1.  
  1.  
  1. Pertambangan Bijih Logam
  1.  
  1.  
  1.  
  1. Pertambangan dan Penggalian Lainnya
  1.  
  1.  
  1.  

Jumlah

  1.  
  1.  
  1.  
  • Sumber Banten Dalam Angka 2016 (BPS)

Untuk pengukuran capaian indikator pertumbuhan sektor pertambangam (%),  data lapangan usaha sektor pertambangan dan penggalian yang dijadikan acuan adalah data Pertambangan dan Penggalian Lainnya,dengan pertimbangan konsistensi dengan data pengukuran capaian kinerja tersebut pada tahun sebelumnya. Berikut adalah data hasil pengukuran capaian indikator kinerja utama pertumbuhan sektor pertambangan untuk periode 2012-2016 adalah sebagai berikut, yaitu :

Tabel 6.  Pengukuran pertumbuhan sektor pertambangan di Provinsi Banten periode tahun 2012-2016

  •  
  •  
  •  
  1.  
  1.  
  1.  
  1.  
  1.  
  1.  

PDRB Provinsi Banten  atas dasar Harga Berlaku (milyar rupiah)

  1.  
  1.  
  1.  
  1.  

Belum ada data

  1.  

PDRBPertambangan dan Penggalian Lainnya atas dasar Harga Berlaku(milyar rupiah)

  1.  
  1.  
  1.  
  1.  

Belum ada data

  1.  

Kontribusi Sektor Pertambangan dan Penggalian  (%)

  1.  
  1.  
  1.  
  1.  

Belum ada data

  1.  

Pertumbuhan (milyar rupiah)

  1.  
  1.  
  1.  
  1.  

Belum ada data

  1.  

Pertumbuhan (%)

  1.  
  1.  
  1.  
  1.  

Belum ada data

Dibandingkan dengan target dalam RPJMD Provinsi Banten dan RENSTRA-SKPD Tahun 2012-2017 yang ditargetkan tumbuh 15% setiap tahunnya, maka pencapaian indikator kinerja ini untuk kurun waktu 2012-2016, masih dibawah target tingkat capainnya. Hal ini dapat dijelaskan bahwa untuk pengelolaan sub sektor pertambangan dan penggalian lainnya (bahan galian tambang non strategis), sampai dengan tahun 2014, masih menjadi kewenangan Kabupaten/Kota, sehingga upaya-upaya peningkatan pertumbuhan sektor pertambangan ini dari Provinsi, hanya sebatas koordinasi dan pembinaan saja, belum dapat masuk ke substansi dan aspek utamanya.Namun semenjak ditetapkannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 di akhir tahun 2014, maka pengelolaan sub sektor pertambangan dan penggalian lainnya (bahan galian tambang non strategis) ini telah menjadi kewenangan Provinsi, dan terlihat bahwa pertumbuhan sektor pertambangan ini mengalami peningkatan sebesar 1,28% dibandingkan dengan tahun 2014. Diharapkan kedepannya dengan adanya pengalihan kewenangan ini, maka capaian indikator kinerja pertumbuhan sektor pertambangan ini dapat optimal sesuai dengan target yang tercantum dalam RPJMD Provinsi Banten dan RENSTRA-SKPD Tahun 2012-2017.

Untuk tahun 2016, capaian indikator kinerja pertumbuhan sektor pertambangan, belum dapat disajikan, karena data-data teknis untuk pengukuran capaian kinerja-nya masih belum tersedia secara resmi dari BPS Provinsi Banten selaku leading sector-nya. Program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh SKPD DISTAMBEN Provinsi Banten untuk optimalisasi indikator kinerja ini pada tahun 2016 adalah sebagai berikut, yaitu :

  • Penyedian sumber-sumber data potensi serta pedoman dan ketentuan-ketentuan teknis pemanfaatan dan pengusahaan pertambangan dan geologi yang berwawasan lingkungan dan berkalanjutan di Provinsi Banten;
  • Pelayanan rekomendasi perijinan pengusahaan pertambangan dan geologi;
  • Pemantauan, evaluasi dan pengendalian pengusahaan pertambangan dan geologi;
  • Pembinaan pengusahaan pertambangan dan geologi;

 

      `6. Prosentase Pemenuhan Kebutuhan Dasar SKPD dalam mendukung tugas pokok dan fungsinya

Merupakan indikator kinerja utama untuk mengaktualisasi sasaran strategis “Meningkatnya pengawasan, akuntabilitas, kinerja dan disiplin aparatur yang berbasis kompetensii”. Indikator kinerja ini dimaksudkan untuk menggambarkan pemenuhan kebutuhan dasar SKPD dalam mendukung tugas pokok dan fungsinya.

Untuk kurun waktu 2013-2016, semua kebutuhan dasar SKPD dalam mendukung tugas pokok dan fungsinya, telah terpenuhi 100% sesuai dengan kapasitas dan jumlah pegawai, luas gedung/kantor yang ditempati serta volume program dan kegiatan yang dilaksanakan SKPD. Pemenuhan kebutuhan dasar tersebut diaktualisasi melalui pelaksanaan program dan kegiatan sebagai berikut, yaitu :

  1. Pengadaan sarana dan prasarana aparatur penunjang pelaksanaan TUPOKSI dan kegiatan;
  2. Pemeliharaan sarana dan prasarana aparatur penunjang pelaksanaan TUPOKSI dan kegiatan;
  3. Pengadaan barang dan jasa perkantoran, baik barang habis pakai, barang/jasa langganan, maupun, barang/jasa lainnya;
  4. Pembinaan fisik dan jasmani, peningkatan kompetensi, maupun pemenuhan kebutuhan penatausahaan administrasi kepegawaian SKPD;
  5. Pemenuhaan kebutuhan koordinasi dan konsultasi SKPD, baik internal maupun eksternal.

 

       7. Tingkat penyerapan anggaran SKPD (%)

Merupakan salah satu indikator kinerja utama untuk mengaktualisasi sasaran strategis “Meningkatnya akuntabilitas kinerja SKPD”. Indikator kinerja ini dimaksudkan untuk menggambarkan capaian kinerja SKPD dalam penyerapan anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan TUPOKSI SKPD dan tugas-tugas pembangunan di Provinsi Banten dalam kurun waktu yang ditinjau.

Untuk kurun waktu 2013-2014, realisasi penyerapan alokasi anggaran pembangunan SKPD, terutama alokasi APBD Provinsi Banten, adalah diatas 95,00% dan telah sesuai dengan target kinerja yang telah direncanakan, yaitu sebesar 95,00% tiap tahunnya, dengan tentunya selalu mengedepankan pencapaian output yang optimal serta penggunaan anggaran yang memenuhi asas efektif, efisien dan akuntabel sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun untuk tahun 2015, tingkat penyerapan alokasi anggaran SKPD hanya menyapai 93,58% atau hanya mencapai 98,50% dari target 95,00% seperti yang ditargetkan dalam RENSTRA-SKPD. Pencapaian ini meningkat lagi di tahun 2016 menjadi 96,33% dengan adanya upaya kinerja yang optimal di seluruh jajaran SKPD. Berikut adalah rincian selengkapnya dari capaian penyerapan anggaran SKPD DISTAMBEN pada tahun 2013-2016 (periode RENSTRA SKPD DISTAMBEN Tahun 2012-2107), yaitu :

Tabel 7. Capaian kinerja penyerapan anggaran SKPD DISTAMBEN tahun 2012-2016

No.

Tahun

Pagu

Realisasi

(%)

Capaian (%)

1.

2013

Rp.     58.611.800.000

Rp.        56.838.283.236

96,97

102,07

2.

2014

Rp.     59.999.000.000

Rp.        57.787.133.941

96,31

101,38

3.

2015

Rp.     73.018.300.000

Rp.        68.328.609.367

93,58

98,50

4.

2016

Rp.     30.317.572.500

Rp.        29.204.326.193

96,33

101,04

       8. Tingkat capaian sasaran RENSTRA-SKPD (%)

Merupakan salah satu indikator kinerja utama untuk mengaktualisasi sasaran strategis “Meningkatnya akuntabilitas kinerja SKPD”. Indikator kinerja ini dimaksudkan untuk menggambarkan capaian kinerja SKPD dalam menuntaskan target-target kinerja yang diamanatkan dalam RENSTRA-SKPD Tahun 2012-2017 berdasarkan indikator kinerja yang telah ditetapkan.

Untuk kurun waktu 2013-2016, tingkat capaian sasaran RENSTRA-SKPD (21 indikator kinerja), adalah rata-rata 100% atau diatas 100% per indikator kinerja program-nya, terkecuali untuk 6 (enam) Indikator Kinerja Program, sebagaimana diuraikan pada tabel 23, yang masih dibawah 100%. Sedangkan untuk rata-rata capaian RENSTRA-SKPD SKPD per tahunnya dari keseluruhan indikator kinerja program yang dilaksanakan adalah diatas 100%, bahkan mencapai 225,49% untuk capaian RENSTRA-SKPD periode Tahun 2016. Hal tersebut, dapat menggambarkan secara umum, bahwa SKPD DISTAMBEN sangat konsisten dalam melaksanakan perencanaan strategis (RENSTRA-SKPD) untuk implementasi per tahunnya (RENJA-SKPD). Berikut adalah rincian selengkapnya dari tingkat capaian sasaran RENSTRA-SKPD DISTAMBEN Tahun 2012-2017 untuk periode tahun 2013-2016, yaitu :

Tabel 8.      Tingkat capaian sasaran RENSTRA-SKPD DISTAMBEN tahun 2012-2017 periode tahun 2013-2016

Program

Indikator Kinerja

Capaian Kinerja

2013

2014

2015

2016

Rata-Rata

Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah

  1. Rasio Ketersediaan Dokumen Penatausahaan, Pengendalian dan Evaluasi Laporan Keuangan (%)

100

100

100

100

100

  1. Rasio Ketersediaan Dokumen Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan (%)

 

 

100

100

100

100

100

Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur

  1. Rasio Pembangunan, Pengadaan, Pemeliharaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana  Aparatur (%)

100

100

100

100

100

  1. Rasio Penyediaan Barang dan Jasa Administrasi Perkantoran serta Pelayanan Tatausaha dan Kerumahtanggaan (%)

100

100

100

100

100

 

  1. Rasio Pembinaan dan Peningkatan Pelayanan, Tata Usaha dan Administrasi Kepegawaian (%)

100

100

100

100

100

 

  1. Rasio Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi di Dalam dan Keluar Daerah (%)

 

 

100

100

100

100

100

Penyediaan Data Pembangunan Daerah

 

Ketersediaan Data dan Informasi Pembangunan (paket, %)

100

100

81,58

100

95,40

Pengelolaan Listrik dan Pemanfaatan Energi

  1. Tingkat Penambahan Jumlah Instalasi dan Sambungan Rumah Terpasang (SS)

100

100

100

0

75

  1. Tingkat Penambahan Jumlah Unit Terpasang Pembangkit dan Reaktor  dari Energi Terbarukan (Unit)

116,98

99,36

97,72

0

70,64

 

  1. Cakupan ketersediaan Dokumen Perencanaan, Pengembangan dan Sumber Data Energi (Dokumen)

100

107,69

307,69

150

168,00

 

  1. Persentase Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Jaringan Listrik di KP3B (%)

100

100

100

100

100

 

  1. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Energi (Laporan)

 

 

 

100

125

166,67

111,11

119,44

Program

Indikator Kinerja

Capaian Kinerja

2013

2014

2015

2016

Rata-Rata

Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi

  1. Cakupan Ketersediaan Laporan Pemetaan, Penelitian, Pengembangan dan Sumber Data Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (Dokumen)

100

100

255,56

141,67

140,43

  1. Cakupan ketersediaan sarana penyediaan air bersih bagi masyarakat di daerah sulit air bersih (lokasi)

100

100

150

300

150

 

  1. Cakupan ketersediaan sarana pengendalian dan konservasi air tanah (unit)

150

100

100

0

87,50

 

  1. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi, Pembinaan dan Pengawasan Pemanfaatan Sumber Daya Mineral, Batubara, Panas Bumi, Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (Laporan)

 

100

125

122,22

161,11

127,94

Pengembangan Potensi dan Produk Pertambangan dan Energi

  1. Cakupan Layanan Penerbitan Dokumen Perijinan yang menjadi Kewenangan Provinsi (Ijin)

100

100

2.380

10.490

3.267,5

  1. Cakupan keterfasilitasinya Pameran untuk Promosi Produk dan Potensi Pertambangan dan Energi (Kegiatan)

100

87,5

37,50

50

68,75

 

  1. Cakupan Layanan Kesepakatan Kerjasama Bidang Pertambangan dan Energi (Dokumen)

100

100

100

100

100

 

  1. Cakupan keterselenggaraannya Sosialisasi dan Pembinaan Pengusahaan Pertambangan dan Energi (Laporan)

100

100

80

100

95

 

  1. Cakupan layanan Informasi data bidang pertambangan dan energi yang siap dipublikasikan (unit)

 

100

100

100

100

100

 

Rata-Rata

102,65

100,86

188,74

448,49

209,12

 

 

9.  Prosentase ketersediaan data dan informasi publik bidang pertambangan dan energi yang dapat diakses secara mudah, cepat dan murah oleh seluruh lapisan masyarakat (%)

Merupakan salah satu indikator kinerja utama untuk mengaktualisasi sasaran strategis “Meningkatnya pelayanan data dan informasi publik yang dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh seluruh lapisan masyarakat”. Indikator kinerja ini dimaksudkan untuk menggambarkan capaian kinerja SKPD dalam memberikan pelayanan data dan informasi publik bidang pertambangan dan energi kepada masyarakat secara mudah, cepat dan murah.

Untuk kurun waktu 2013-2016, realisasi penyediaan data dan informasi ini  mencapai 100% dan telah sesuai dengan target kinerja yang telah direncanakan, yaitu sebanyak 4 unit data yang siap dipublikasikan, yaitu data teknis pertambangan, ketenagalistrikan, air tanah dan EBT/MIGAS.

  • Peraturan Menteri Negara PAN Nomor: PER/09/M.PAN/5/2007 tentang  Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Instansi Pemerintah
  • Laporan Kinerja DISTAMBEN Tahun 2016

Jadwal Sholat


Prakiraan Cuaca


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Peta


Statistik Kunjungan


Kritik dan Saran